Senin, 30 April 2012

Kau yang kubenci


Kebencian ini pancarkan luka hatiku..Dan pedih hatiku selama ini,.Air mataku, lukiskan kesedihanku,..Dan benci hatiku pada dirimu,,sungguh benci aku sangat,dan sangat benci dirimu,dan kecewa aku ini sungguh sangat dalam...
       Kebencian ,ya...
       Senyawa semacam inilah yang telah menyelimuti
       Hatiku,bila teringat akanmu..
       Aku benci dirimu
       Yang telah membiarkanku..
       Menghuni hatimu terlalu lama
Sehingga senyawa benci ini,terus mengiringi senyawa cinta yang pernah kita semai bersama , dengan dinding tipis yang menyekat keduanya, yang membedakan rasa benci dan cinta ,kini ,,telah pecah berkeping-keping, alhasil senyawa benci yang begitu kuat ini memakan seluruh senyawa cinta yang pernah kumiliki tak tersisa. Kini hanya kebencianlah yang berkuasa di hatiku.
       Semestinya dulu..
       Kau pukul mundur aku jauh-jauh
       Agar senyawa ini tak tercipta,
       Tapi apa daya ?
       Semuanya telah menjadi bubur.
       Bubur pahit yang kini,.
       Harus aku telan sendiri
       Aku rasakan senyawa benci ,
       Dalam bubur itu kini semakin merasuk,,
       Merajai seluruh otakku
       Membakar seluruh jiwaku, merasuk
Ke dalam setiap sel hatiku,
Bahkan jauh sampai, senyawa itu menguasai setiap elemen-elemen dalam hatiku ini,semua itu adalah wujud kemurkaan hatiku padamu yang begitu ku benci.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar